Lima Kapal Asing Dibakar

No comment 637 views

Tegas. Penegak hukum di Kabupaten Kepulauan Sangihe memusnahkan lima kapal pump boat, 27 pakura (perahu kecil), dan minuman keras (Miras) asal Filipina di pantai belakang Lanal Tahuna, Selasa (6/9) kemarin.

Dari pantauan koran ini, Miras dari Filipina dalam keadaan tersegel dipecahkan Kajari Tahuna Muhamad Irwan SH MH, Danlanal Tahuna Letkol P Jul Shanyb, Kapolres Sangihe AKBP Faisol Wahyudi SIk, Plt Dandim 1301 SaTal Mayor Nico Tumele, bupati yang diwakili Asisten I Setkab Drs Dirgahayu Mandiangan, Kepala PSDKP Johanis Madea, Kadis Kesehatan dr Handri Pasandaran MM, serta perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemusnahan lima buah kapal dan 27 pakura.

Menurut Muhamad Irwan, pemusnahan barang bukti berupa kapal sudah mendapatkan putusan tetap dari pengadilan sejak 4 Agustus dan 16 Agustus. Lima kapal asing tersebut terbukti melakukan penangkapan tanpa surat izin di wilayah perairan Sangihe. “Masih ada empat kasus yang sama sementara ditangani penyidik,” ujarnya.

Sebelumnya Kasie Pidum Kejari Tahuna Anto Purwanto SH mengungkapkan, lima orang warga asing yang menjadi tersangka dalam kasus tersebut sementara menjalani hukuman pidana. “Sebab tidak bisa membayar denda masing 1 miliar,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Dirgahayu Mandiangan memberikan apresiasi terhadap komitmen penegakan hukuman terhadap kasus penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia, khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Dengan pemusnahan kapal yang dilakukan Kejari ini akan memberikan efek jerah kepada nelayan asing yang melakukan illegal fishing. Ini juga dilakukan untuk melindungi sumber daya alam kita,” tandasnya

author
No Response

Leave a reply "Lima Kapal Asing Dibakar"