Kajati Sulut beberkan Tips Cegah Korupsi di hadapan Bupati Sangihe dan Jajarannya

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Bapak Mangihut Sinaga, SH, mengatakan bahwa tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintahan di akibatkan oleh beberapa hal, diantaranya keterlibatan Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pengadaan dan Pejabat Pelaksanan Teknis Kegiatan, pengguna anggaran dan staf. Oleh karenanya semua elemen yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa harus taat aturan dan taat azas.

Hal tersebut di katakan Kajati di hadapan Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Gaghana, Wakil Bupati Helmud Hontong beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sangihe, saat menjadi Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi / Penerangan Hukum dengan tema “Modus Tindak Pidana Korupsi pada Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah” Selasa, 23 Mei 2017 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kepulauan Sangihe.

Lebih lanjut Kajati mengatakan bahwa Kejaksaan sebagai aparat penegak Hukum selain melaksanakan tindakan hukum juga melakukan fungsi pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi khususnya pada pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kajati juga menegaskan bahwa Pencegahan dan pemberantasan terhadap tindak pidana korupsi ini, bukan saja semata-mata menjadi tanggung jawab pihak Kejaksaan, Kepolisian atau KPK tetapi juga dapat dilakukan oleh pengusaha/kontraktor dengan cara melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa pemerintahan secara tertib dan penuh rasa tanggung jawab.

Sosialisasi ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe. “Selamat datang kepada Pak Kajati bersama rombongan di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mensosialisasikan tindak pidana korupsi. Tentunya ini amatlah penting guna menujang pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah, bahkan turut menunjang penyelenggaraan pemerintahan, serta meminimalisir tindak pidana korupsi,” ucap Gaghana.

author
No Response

Leave a reply "Kajati Sulut beberkan Tips Cegah Korupsi di hadapan Bupati Sangihe dan Jajarannya"